CHOOSE LANGUAGE:


English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Bismillah

Kamis, 23 Mei 2013

KPK HILANG ENTAH DIMANA

Sebenernya sih pengen tanya ke KPK. Kasus-kasus besar ini kok pada hilang yaaa ...
  1. Kasus korupsi PETRALUS$ 1.5 Milyar (14.5 Triliun) pada investasi kilang minyak di Libya
  2. Kasus korupsi di Pertamina pada impor Naftah sebesar US$ 20 juta (200 M)
  3. Kasus Korupsi Sandiaga Uno dan Pertamina US$ 99 juta (980 Milyar) pada Pembangunan Depo Pertamina seluruh Indonesia
  4. Kasus Korupsi Dana CSR Pertamina 600 Milyar yang diduga mengalir ke Partai Demokrat 2008-2009
  5. Kasus Korupsi Hartati Murdaya di JIEC & Bank Mandiri 1.5 Triliun yg agunkan 33 hektar tanah negara di Kemayoran
  6. Korupsi Proyek eKTP tahun 2011 di Kemendagri yang rugikan negara 3.5 Triliun
  7. Kasus korupsi penyerobotan lahan tambang PT. Bukit Asam yang rugikan negara 6 Triliun (dilaporkan oleh mantan Menhukham Patrialis Akbar)
  8. Kasus korupsi PT. Aneka Tambang dalam penyerobotan lahan oleh Harita Grup yang rugikan negara 19 Triliun (dilaporkan Menteri BUMN Dahlan Iskan)
  9. Kasus korupsi BURT DPR RI oleh Pius Lustrilanang cs yang rugikan negara ratusan Milyar (dilaporkan ketua DPR Marzuki Alie)
  10. Kasus korupsi PT. TPPI Tuban oleh Hashim Djojohadikusumo yang rugikan negara 17 Triliun
  11. Kasus Korupsi Pajak Bakrie Grup cs kolusi bersama Gayus Tambunan, rugikan negara triliunan.
  12. Kasus korupsi Mafia Anggaran DPR yang rugikan negara 7.7 Triliun. Macet cet cet. Tumbalnya hanya Waode Nurhayati dan Fadh A Rafiq cs
  13. Kasus korupsi Alex Nurdin (sbg Bupati Muba 14 kasus dan Gub 3 kasus), kerugian negara ratusan Milyar ''''' dingiinnnnn.... Dipetieskan KPK
  14. Kasus korupsi Ratu Atut sedikitnya 9 kasus rugikan negara ratusan Milyar .. Mampeeet..
  15. Kasus korupsi Hambalang sesuai LHP BPK dan BAKN DPR atas 25 Pejabat. Hanya pejabat kemenpora yang sudah diusut. Lainnya? Kelauut !!
  16. Kasus Nazaruddin di 30 kasus korupsi. Dipetieskan KPK ... manaaaa???
  17. Kasus TPPU Nazaruddin dan Sandiuno di Saham Garuda 300.8 M Sudah 4 bulan Nazar jadi TSK, tapi kok gak dipenjara yaaa ??? hehe
  18. Kasus korupsi Azis Syamsuddin cs di Gedung Adyaksa puluhan milyar, senyaaaaap ...gelaaap
  19. Kasus korupsi pengadaan gerbong kereta api dari Jepang yang disebut-sebut libatkan Hatta Rajasa cs...hanya Sumino yang disidangkan..lainnya? Embuh lahhhhh
  20. Kasus Choel M yang jadi mafia proyek di Kemenpora, sudah ngaku terima suap, tapi KPK tak berani jadikan dia TSK. Kenapa? Tanya ama rumput yang bergoyang aja?
  21. Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Merpati MA60 yang rugikan negara US$ 45 juta (440 M) libatkan ex mendag dan suaminya... Eh kelaut juga !
  22. Kasus korupsi Pertani, SHS dan Berdikari yang rugikan negara ratusan M, dipetieskan KPK karena ada setoran ke Ditdumas KPK milyaran..??? masa sih???
  23. Oh ya ingat ...kasus korupsi Jhony Allen Marbun pada Dana Percepatan Infrastruktur Intim. KPK janji tangkap JAM jika resco tertangkap
  24. Kasus korupsi Max Sopacua pada alkes di Kemenkokesra ..gelap gulita
  25. Kasus korupsi Dana PON yg disebut-sebut libatkan menkokesra Agung Laksono cs, kenapa berhenti pada Rusli Zainal saja ??
  26. Kasus CENTURY ??? hahaha ..,ga usah deh..
  27. Kasus rekening gendut polisi dan PNS ...mana? Kok cuma sampai Dhana doank ???
  28. KORUPSI PREMI ASURANSI GIA USD 100 JUTA OLEH PT JASINDO 
  29. Kasus korupsi mark up bunga pinjaman 280 M di Garuda Indonesia ...mana? mandul ??
  30. Kasus korupsi 36.7 TRILIUN PLN ..mana?
  31. Kasus BLBI 600 T, gimana?
  32. Penggelapan pajak gimana???
Apakah jawaban atas kasus-kasus itu wahai KPK RI apakah karena belum cukup bukti? Apa sudah kau cari? Atau kau malah lupa? Atau malah sengaja kau diamkan??
JUJUR ITU HEBAT!

Jumat, 18 Januari 2013

JAKARTA BANJIR ATAU GEMPA BESAR ???

Percaya gak percaya, ibukota negara Indonesia, DKI Jakarta diprediksi oleh para ahli akan mengalami dua musibah besar dan kemungkinan akan tenggelam. Namanya juga prediksi (walaupun prediksi para ahli) tentu gak bisa diketahui pasti kapan akan terjadi. Itu juga tergantung dari warga DKI Jakarta sendiri ..... yupss.. tergantung warga DKI Jakarta mau berusaha mencegahnya atau masa bodoh aja.

Yang pasti, makin bertambah tahun, banjir di Jakarta makin meluas dan kedalamannya juga makin bertambah.. (silahkan bandingkan dengan banjir-banjir tahun sebelumnya)

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Ubaidillah mengungkapkan, saat ini pembangunan di Jakarta sama sekali tidak mempertimbangkan faktor ekologis lingkungan. Hal ini terlihat dari pembangunan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta dengan hanya sedikit memberikan ruang terbuka hijau.

Ubaidillah mengatakan, pemerintah DKI Jakarta mulai sekarang sudah harus memperhatikan keseimbangan ekologis dan menghentikan pembangunan proyek-proyek industrialis dan kapitalis seperti mal, apartemen dan perkantoran. "Kalau semua itu tidak dibenahi, Jakarta benar-benar akan tenggelam di 2030," tegas Ubaidillah beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam Andi Arief mengatakan, Jakarta akan tenggelam. Andi membeberkan dalam temuan para ahli, penurunan struktur tanah juga terus terjadi.

Sehingga bukan tidak mungkin suatu waktu Jakarta akan rata dengan air. Hal ini yang mengharuskan warga Jakarta mengungsi ke tempat lebih tinggi yaitu Pulau Seribu.

"Kalau dari para ahli, terjadi penurunan (tanah) terus menerus, pada saatnya nanti akan jauh lebih tinggi air laut (di banding Jakarta), tentu Jakarta masa depannya di Pulau Seribu, saya kira memang harus pindah tapi tidak harus sekarang," tandasnya.

Alam Andi Arief juga mengatakan, Ibu kota Jakarta berpotensi terjadi gempa besar. Temuan ini dihasilkan setelah para ahli di bidang kebumian melakukan riset atas Jakarta.

Andi menjelaskan, Jakarta termasuk daerah yang memiliki sesar aktif. Artinya memiliki potensi terjadi gempa dahsyat di darat. "Para ahli mengumpulkan riset tentang Jakarta. Jadi, Jakarta merupakan daerah tinggian tektonik, air tidak membentuk delta, lalu terjadi penurunan tanah. Selain itu, Jakarta teridentifikasi memiliki sesar aktif," jelas Andi saat menghadiri diskusi publik bulanan (Bentang Bahari Baharu) yang diselenggarakan oleh Indonesia Maritim Institute dengan tema Informasi Cuaca Buruk dan Antisipasi di Sektor Maritim di Gedung Wisdome, Jakarta, Minggu (13/1).

Namun, kapan terjadinya gempa belum dapat dipastikan. Saat ini para ahli masih melakukan penelitian. "Siklus belum bisa dipastikan, sekarang sedang dicari paleo (sisa-sisa kegempaan). Pernah tahun 1699 terjadi gempa dahsyat di Jakarta, tapi apa itu epicentrumnya di Jakarta atau di Gunung Salak belum diketahui," imbuhnya.

Minggu, 30 Desember 2012

DELISA TAK PERNAH PATAH SEMANGAT


"Mak, kaki adik mana? Kaki adik mana?" ratap Delisa Fitri Rahmadani, setiap tengah malam. Rintihan Delisa yang dirawat di Rumah Sakit (RS) Kesdam Banda Aceh itu begitu menyayat batin ayahnya, Bachtiar (55) yang setia menunggui putri tercinta. "Hampir setiap malam dia menangis seperti itu," ujar Bachtiar.
Itulah ratapan asli Delisa yang sebenarnya ketika tersadar di rumah sakit 8 tahun yang lalu (2004).

Mungkin kita masih ingat nama itu .... Delisa. Banyak orang mengira bahwa sosok gadis cilik ini hanyalah rekaan Tere Liye sang penulis novel. Ya, apalagi setelah novel "Hafalan Shalat Delisa" diangkat ke layar lebar pada tahun 2011 oleh produser Chand Parwez Servia dan sutradara Sony Gaokasak. Kisahnya tentang Delisa, gadis cilik yang tinggal di Desa Lhok Nga, Kabupaten Aceh Besar.

Dalam film tersebut Delisa digambarkan sebagai bungsu dari empat bersaudara yang periang dan manja. Saat tsunami terjadi semua keluarganya meninggal; ibu, dan ketiga kakaknya. Kecuali ayahnya yang saat itu bekerja di kapal tanker perusahaan minyak internasional.

Tsunami (atau dalam bahasa Simeulue disebut smong) juga merenggut sebelah kaki Delisa sehingga harus diamputasi. Setelah itu ia terpaksa menggunakan tongkat untuk berjalan. Tak lama setelah tsunami ayahnya pulang. Delisa kemudian menjalani hari-harinya dengan sang ayah. Delisa sempat frustasi menyadari kehilangan ini. Ia sedih. Namun akhirnya dengan dukungan ayah dan teman-temannya ia bangkit, menginsyafi  bahwa semua peristiwa adalah kehendak Alloh Subhanahu Wa Ta’ala. Dahsyatnya, Delisa kemudian kembali bersemangat untuk menuntaskan hafalan shalatnya yang belum sempurna.

Tapi namanya film tentu tidak sama persis dengan aslinya. Yang pasti Delisa benar-benar korban gelombang ganas tsunami 26 Desember 2004. Kisahnya nyaris
sangat mirip dengan Delisa-nya Darwis Tere Liye. Bedanya Delisa yang asli ini bukan penduduk Lhok Nga. Delisa yang ini bernama lengkap Delisa Fitri Rahmadani. Ia biasa dipanggil Delisa. Kakinya telah diamputasi karena diterjang tsunami. Gadis yang memakai baju putih dan rok berwarna coklat tersebut lahir di Ulee Lheue Banda Aceh, 15 Desember 1997 silam.

Di acara refleksi delapan tahun tsunami Aceh yang digelar Forum Lintas Komunitas di Museum Tsunami Aceh kemarin siang (26/12), Delisa menjadi pusat perhatian. Banyak yang meminta tanda tangan padanya, ada juga yang minta foto bersama. Sebelumnya Delisa tampil di hadapan seluruh pengunjung untuk berbagi kisahnya hingga selamat saat tsunami.

Dengan bantuan tongkat gadis itu berdiri di tengah panggung. Kedua bola matanya terlihat berair. Dari mulutnya cerita demi cerita tentang peristiwa tsunami delapan tahun silam mengalir. Sesekali ia terlihat berhenti bercerita. Kadang suaranya terdengar terputus-putus, terutama saat menyebut ibunya.

Saat itu katanya ia masih berusia 8 tahun lebih 15 hari. Ia masih duduk di kelas 2 MIN Ulee Lheue Banda Aceh. Saat musibah tersebut ia kehilangan ibunya Salamah, dan juga ketiga saudara kandungnya. Ia juga kehilangan anggota tubuhnya, yaitu kaki sebelah kanannya yang harus diamputasi.

“Waktu itu kaki saya sudah membusuk. Telapak kaki sudah terkikis dan nampak tulangnya. Selama tiga hari setelah tsunami kaki saya hanya diberi betadine saja. Perihpun sangat luar biasa, melihat kondisi saya yang seperti itu, salah satu relawan mengatakan bahwa ada dokter dari Australia di Rumah Sakit Fakinah. Relawan itu juga bilang kamu harus terima apapun nanti hasilnya, saya pun siap dioperasi pada hari kelima,” ujarnya di atas panggung.

Kini Delisa menjalani hari-harinya dengan bantuan tongkat dan kaki palsu. Ia tinggal bersama ayahnya Bakhtiar, dan seorang abangnya yang selamat. Ia kini sekolah di SMK 5 Telkom Banda Aceh dan masih kelas satu. Delisa adalah remaja yang penuh semangat dan energik, saat masih SMP ia juga pernah mendapat juara umum. Gadis itu juga pandai memainkan alat musik keyboard.


“Saya berterima kasih kepada Alloh yang telah mengambil kaki saya, di luar sana banyak Delisa-Delisa lain yang mungkin lebih dari saya,” ujarnya.

Kelak Delisa ingin menjadi pemain musik dan pengarang buku. Ia juga ingin membuat komunitas untuk anak-anak cacat. 

Subhanallah. Dua
jempol untuk semangat bangkit Delisa dan kawan-kawan!
Do'a kami untuk kalian......